Dead Cells" adalah game karya Motion Twin yang pertama kali diluncurkan untuk PC dan konsol pada tahun 2018, kemudian hadir dalam versi mobile pada tahun 2020. Game ini bergenre Metroidvania dan Roguelike, sebuah kombinasi maut yang bikin pemain lupa waktu. Platformnya banyak banget, mulai dari PC, PlayStation, Xbox, Nintendo Switch, sampai mobile (iOS & Android). Game ini terkenal karena gameplaynya yang intens, sistem permadeath yang brutal, dan desain level yang terus berubah setiap kali kamu main. Siapsiap deh dibuat frustrasi, tapi dengan cara yang bikin nagih!
Storyline
Cerita di "Dead Cells" nggak begitu jadi fokus utama, tapi tetap ada narasi dasar yang menarik buat diikuti. Kamu berperan sebagai sesosok "prisoner"—makhluk aneh tanpa kepala yang bangkit dari kematian dalam sebuah dungeon yang penuh monster dan perangkap. Tujuan utamanya? Kabur dari penjara bawah tanah yang penuh dengan tantangan, bos besar, dan dunia yang selalu berubah. Ada beberapa potongan cerita yang bisa kamu temukan selama eksplorasi, seperti lore tersembunyi, dan karakter NPC yang memberikan sedikit gambaran tentang dunia yang kelam ini. Walaupun narasinya minimalis, misteri yang dibangun bikin kamu penasaran. Tiap kali mati (dan kamu bakal sering banget mati), kamu bangkit lagi dengan tubuh yang baru, siap untuk menghadapi dunia yang baru pula. Siklus hidup dan mati ini jadi elemen penting dalam game yang membuatnya punya daya tarik tersendiri.
Apa Perbedaan Dead Cells versi PC dan Mobile?
Kalau dibandingkan dengan versi PC, "Dead Cells" versi mobile hadir dengan beberapa penyesuaian. Yang paling signifikan tentu kontrolnya. Di PC, kamu bisa pakai keyboard dan mouse, atau controller yang responsif banget. Nah, di versi mobile, kontrolnya diadaptasi dengan tomboltombol virtual di layar. Awalnya memang butuh penyesuaian karena nggak seakurat versi PC, tapi untungnya ada opsi buat pakai controller eksternal. Selain itu, secara visual, versi mobile sedikit dikompresi biar lebih ramah ke perangkat mobile, tapi tenang aja, kualitas grafisnya masih tetap menawan. Satu hal lagi, versi mobile punya fitur autohit, jadi kamu bisa otomatis nyerang musuh tanpa perlu terlalu ribet menekan tombol. Ini bisa memudahkan, tapi di sisi lain bisa bikin beberapa pemain merasa kurang tantangan.
Gameplay
Gameplay "Dead Cells" adalah tempat game ini benarbenar bersinar. Ini adalah game roguelike, jadi setiap kali kamu mati, ya, kamu harus mulai dari awal. Tapi jangan khawatir, setiap run selalu berbeda karena desain level yang diacak secara procedural. Jadi, kamu nggak bakal merasa bosan dengan layout yang ituitu aja. Kontrol game ini responsif dan terasa solid (apalagi kalau kamu pakai controller eksternal di versi mobile). Sistem pertarungannya cepat dan intens, dengan berbagai senjata, skill, dan upgrade yang bisa kamu kustomisasi sesuai gaya mainmu. Ada pedang, busur, bom, sampai turret otomatis yang bisa kamu kombinasikan.
Ada elemen Metroidvania di mana kamu bisa mengunlock kemampuan baru yang memungkinkan eksplorasi area yang sebelumnya terkunci. Tantangannya, kamu harus pinterpinter memilih item dan senjata yang pas di setiap run karena begitu kamu mati, semua itu hilang, kecuali upgrade permanen yang kamu kumpulkan sepanjang permainan.
Visual dan Grafis
Dead Cells punya grafis pixelart yang indah, tapi jangan salah sangka, game ini bukan sekadar nostalgia 8bit. Animasi karakternya halus banget, bahkan ketika kamu di tengah pertarungan intens dengan 10 musuh sekaligus. Efek visual seperti ledakan, serangan, dan lingkungan sekitarnya terlihat detail meski dalam gaya retro. Di versi mobile, grafisnya memang sedikit dikompresi dibanding versi PC atau konsol, tapi secara keseluruhan masih tetap menawan dan nggak mengganggu pengalaman main.
Audio dan Musik
Dari segi audio, "Dead Cells" juga nggak mainmain. Musiknya? Atmosferik abis! Tiap level punya nuansa musik yang berbeda, mulai dari yang mendebarkan di tengah pertarungan sampai yang lebih tenang ketika kamu lagi eksplorasi. Sound effectnya juga mendukung banget suasana—setiap serangan, ledakan, dan benturan terasa impactful. Sayangnya, di versi mobile nggak ada voice acting yang terlalu signifikan, tapi emang game ini nggak butuh banyak dialog, jadi nggak masalah juga.
Apa yang Mengecewakan?
Mungkin salah satu hal yang sedikit mengecewakan di versi mobile adalah kontrol touchscreennya yang kadang nggak seresponsif yang kamu harapkan, terutama di situasi pertarungan yang cepat. Meskipun ada fitur autohit, kadang malah bikin kamu merasa kurang terlibat secara langsung dalam pertarungan. Selain itu, layar kecil pada perangkat mobile mungkin membuat beberapa elemen visual terlihat terlalu padat atau sempit, terutama saat musuhnya ramai. Kalau kamu terbiasa dengan layar besar di PC atau konsol, adaptasinya butuh waktu. update game tertinggal dari PC.
Tingkat Kesulitan dan Replayability
Dead Cells terkenal dengan tingkat kesulitannya yang menantang. Game ini nggak segansegan menghukum kesalahan pemain, tapi justru di situ letak keseruannya. Kamu bakal mati, sering. Tapi dari kematian itulah kamu belajar dan terus berkembang. Tingkat replayabilitynya juga tinggi karena dunia yang selalu berubah dan berbagai build senjata serta item yang bisa kamu coba. Belum lagi, ada banyak rahasia tersembunyi dan upgrade yang bikin kamu terus tertarik untuk menjalani run berikutnya. Ada mode Boss Rush buat kamu yang suka tantangan tambahan, dan tentu saja, setiap run terasa seperti pengalaman yang baru.
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan:
Gameplay cepat dan responsif.
- Desain level yang acak membuat tiap run terasa unik.
- Grafis pixelart yang memukau dan animasi yang halus.
- Musik yang atmosferik dan mendukung suasana game.
- Replayability tinggi dan banyak rahasia yang bisa diungkap.
Kekurangan:
- Kontrol touchscreen kadang nggak seresponsif versi PC/konsol.
- Layar kecil perangkat mobile bisa bikin pengalaman visual terasa sempit.
- Fitur autohit di versi mobile kadang bikin game terasa kurang menantang.
- Lama update di bandingkan versi pc
Kesimpulan dan Rating
"Dead Cells" versi mobile sukses membawa pengalaman roguelike yang intens ke perangkat kecilmu. Meskipun ada beberapa keterbatasan kontrol dan grafis dibanding versi PC/konsol, game ini tetap seru dan layak buat dimainkan di mana aja. Kalau kamu suka tantangan dan nggak keberatan buat mati berkalikali, game ini cocok buat kamu. Replayabilitynya tinggi, grafis dan musiknya keren, dan gameplaynya bikin nagih. Dari skala 110, Dead Cells Mobile layak dapat 8.5/10.
.jpg)


Posting Komentar