LF4cBOmZRu8YQbMUNOIJ3CRohbMigQQJGXHXqGU2
BitSyien - Game Roguelike Dan Roguelite
BitSyien - Game Roguelike Dan Roguelite

Mengenal Mekanik dan Teknik Combat Dasar Di Game Dead Cell Mobile

Panduan Dead Cells Mobile
Mengenal Mekanik dan Teknik Combat Dasar Di Game Dead Cell Mobile

Nah, pertarungan di Dead Cells itu emang nggak bisa dihindari, dan paham strategi yang tepat di sistem pertarungan yang ribet ini jadi kunci supaya kamu bisa terus maju tanpa halangan. Dengan sistem perma-death, kalau kamu mati, yaudah, siap-siap balik lagi ke awal dan mulai dari nol. Jadi, satu kesalahan kecil bisa bikin kamu bayar mahal, bro!

Makanya, penting banget buat menguasai cara pakai tameng, menghindar (dodge), dan tahu kapan waktu yang tepat buat mendekat dan nyerang saat pertahanan musuh terbuka. Ingat, karakter kita nggak akan pernah naik level; skill bermain kamu yang bakal naik leve, jadi kamu harus pinter-pinter.

Di bawah ini, kita bakal kasih pengenalan singkat tentang betapa dalamnya sistem pertarungan di Dead Cells. Semoga bisa bantu kamu buat mulai!

Combat Dead Cells

Dead Cells itu emang keren banget karena fokusnya ke eksplorasi dan pertarungan yang bikin ketagihan! Yang paling seru, kamu punya banyak pilihan gaya bertarung yang bisa kamu utak-atik. Mau pakai senjata jarak dekat atau jauh? 

Ini beberapa Teknik dasar bertarung yang harus kamu tahu

  • Serangan Jarak Dekat (Melee) – Serangan jarak dekat ini bisa jadi andalan damage kamu. Bisanya senjata melee memiliki Gerakan cepat terutama senjata melee dari stats brutality atau saat melakukan hitnya itu gesit, tapi ada juga senjata jarak dekat hitnya lambat seperti dari stats survival tetapi sekali hit menghasilkan damage besar.
  • Chaining Attack – Kalo kamu terus menekan tombol serang beberapa kali, sebagian besar senjata bisa menghubungkan serangan kamu jadi combo yang bikin musuh langsung terkejut!
  • Jump/Slam Attack – Waktu kamu lompat atau jatuh, tekan tombol lompat sambil dorong stik kontrol ke bawah biar karakter kamu menghantam tanah dengan serangan slam yang bikin area sekitar musuh terkena damage.
  • Senjata Jarak Jauh (Ranged Weapons) – Mau serang musuh dari jauh? Bisa banget! Selain busur, crossbow, dan pisau lempar, kamu juga bisa nemuin senjata unik kayak Firebrands dan Ice Blast. Tapi hati-hati, proyektil yang kamu tembak bisa terpengaruh gravitasi, jadi makin jauh, makin tinggi sudut tembaknya.
  • Granat – Granat ada dalam beberapa bentuk dan sering kali mengandung elemen seperti es atau api, ditambah dengan ledakan area. Granat ini bisa kasih damage besar dalam area tertentu, mendorong dan melukai musuh yang ada di dekatnya.
  • Jebakan (Deployable Traps) – Ada banyak jebakan yang bisa kamu tempatkan di Dead Cells, mulai dari peluncur proyektil kayak crossbow turret dan flamethrower sampai jebakan immobilisasi kayak hunting trap. Coba deh beberapa jebakan yang kamu temukan, dan lihat mana yang paling cocok dengan gaya bermain kamu.
  • Breach – Kalau kamu bisa menyerang musuh saat mereka lagi nyerang, kamu bisa ngganggu serangan mereka dan bikin mereka stun untuk sementara waktu.

Status Ailments/Penyakit dan Debuffs

Banyak senjata dan skill (granat/jebakan) yang kamu temukan di Dead Cells bisa bikin musuh kena berbagai status ailments dan debuffs. Selain damage serangannya, senjata dan skill ini juga bisa mempengaruhi gerakan musuh atau kasih damage secara berkala. Berikut adalah beberapa debuff yang bisa kamu temui:

  • Bleed – Bleed bikin damage secara berkala akibat serangan jarak dekat, jauh, atau jebakan. Debuff ini bisa menumpuk (stack), jadi semakin sering musuh kena, makin banyak darah yang terkuras.
  • Burn – Burn adalah debuff berbasis api yang memberikan damage seiring waktu. Banyak kemampuan yang menimbulkan efek ini juga meninggalkan sisa api di tanah yang bertahan beberapa detik, kayak senjata jarak jauh yang meninggalkan jejak api atau granat api. Burn juga bisa stack.
  • Freeze – Debuff ini bikin musuh terjebak dalam balok es dan nggak bisa gerak sementara waktu. Setelah bebas, gerakan dan serangan mereka jadi lebih lambat selama beberapa detik. Tapi, kalau kamu pakai senjata yang kasih damage berkala seperti Bleed, Burn, atau Poison, efek Freeze bakal hilang. Beberapa musuh juga bisa kebal dari efek Freeze, meskipun tetap melambat.
  • Immobilize – Debuff ini bikin musuh nggak bisa bergerak karena tertahan di tempat, biasanya disebabkan oleh skill kayak Root Grenades atau Wolf Trap. Meskipun nggak bisa gerak, musuh masih bisa nyerang kalau kamu masuk ke area serangnya.
  • Poison – Mirip dengan Burn dan Bleed, Poison adalah debuff yang kasih damage berkala. Biasanya, debuff ini berasal dari senjata atau skill yang ngeluarin gas beracun hijau. Kalau musuh masuk ke dalam awan gas ini, mereka bakal teracuni. Poison juga bisa stack.
  • Stun – Musuh yang kena stun bakal nggak bisa gerak sementara waktu, dan damage yang mereka terima nggak bakal menghilangkan efek stun. Kamu bisa stun musuh lewat skill, parry, atau ngejatuhin mereka dari ketinggian yang cukup.
  • Curse – Curse (kutukan) ini cuma bisa mempengaruhi karakter kamu. Kamu bisa kena Curse kalau makan makanan saat punya mutasi Acceptance, ambil Corrupted Artifact, bawa Cursed Sword, hancurkan Gold Door, atau buka Cursed Chest. Selama terkena Curse, kamu bakal mati kena satu serangan apapun, dan buat ngilangin ini kamu harus bunuh 10 musuh. Curse ini juga bisa menumpuk.
  • Malaise – Malaise adalah debuff yang mempengaruhi pemain, di mana bar Malaise muncul di atas health bar setelah terinfeksi. Debuff ini bisa mencapai 10 poin, dan kalau udah 10 poin, health kamu bakal dibatasi sampai 10%, dan kamu bakal terima lebih banyak damage dari musuh, yang seringkali bisa bikin kamu mati dalam satu serangan. Kamu bisa kena Malaise kalau diserang Key Elite di High Peak Castle atau musuh di tingkat kesulitan 4 Boss Stem Cells. Pakai healing flask bisa ngurangin 5 poin Malaise, dan bersihin curse 5 kali dengan mutasi Alienation bakal ngurangin 2 poin.

Healing

Dead Cells emang game yang cukup menantang, tapi untungnya kamu punya beberapa cara buat nyembuhin diri. Sumber utama buat memulihkan kesehatan adalah Healing Flask. Flask ini punya penggunaan terbatas (awal-awal cuma satu kali) yang bisa ngisi kembali sebagian health. Jumlah penggunaan ini bisa diisi ulang saat kamu berada di lorong antar bioma.

Healing Flask juga bisa di-upgrade sampai empat kali dengan ngobrol ke Collector di lorong antar level dan tukar Cells. Setiap kali kamu upgrade, kamu bakal dapat satu kali penggunaan tambahan sebelum Flask habis.

Selain Healing Flask, ada beberapa cara lain buat ngembalikan health, yaitu:

  • Makanan – Kamu bisa nemuin makanan yang jatuh dari musuh atau di lingkungan sekitar. Makanan ini ada dua jenis: yang ngisi 15% (30% dengan Mutasi Gastronomy) health atau yang langsung ngisi 50% (100% dengan Mutasi Gastronomy) health.
  • Mutasi Necromancy – Mutasi ini bakal ngasih kamu sedikit health setiap kali kamu bunuh musuh dan juga ngurangin 4 poin infeksi Malaise saat kamu berhasil kalahin bos.
  • Mutasi What Doesn't Kill Me – Mutasi ini bakal memulihkan beberapa poin HP setiap kali kamu sukses melakukan parry (tapi parry dari proyektil nggak dihitung).
  • Mutasi Adrenalin – Kamu bakal dapat health kembali setelah berhasil melakukan dodge di detik terakhir serangan musuh.
  • Mutasi Frenzy – Mutasi ini bakal nyembuhin kamu sedikit setiap kali kamu bunuh musuh sambil punya boost kecepatan.
  • Mutasi Alienation – Mutasi ini bakal ngisi health setiap kali kamu berhasil ngangkat curse, tapi juga bikin jumlah musuh yang harus dibunuh buat ngapus curse jadi lebih banyak. Kalau berhasil hapus curse 5 kali, 2 poin Malaise juga bakal hilang.
  • Tonic – Item ini bisa kamu dapetin dari bos Conjunctivius di Insufferable Crypt. Tonic bakal ngisi sejumlah health tertentu dan ngasih kamu tameng energi sementara setelah digunakan.

Walaupun ini cuma mekanik dasar, tapi ini pengetahuan penting banget buat main Dead Cells!

Posting Komentar